Rabu, 28 April 2010

SENJA DI DERMAGA

Muhammad Subhan

kulabuhkan rindu
pada dermaga berlaut biru
tapi tak kutemukan kata
di riaknya yang menawar cinta
angin berbisik
elang mengulik
sudah nampakkah tanah daratan itu?
entahlah
biduk kehilangan kayuh
sauh pun tak mampu menggapai dasar laut
kalut
jalan kehilangan arah
resah

Padangpanjang, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar